Selasa, 20 Juli 2010
Sabtu, 17 Juli 2010
Elektronika
Posted by Asep Komaru
19.14.00, under Electro | No comments
Elektronika (bahasa Rusia: Электроника) adalah nama merek yang digunakan untuk banyak produk elektronik yang berbeda seperti kalkulator, jam tangan elektronik, permainan portabel dan radio di Uni Soviet dan, saat ini, di Rusia. Banyak Elektronika desain adalah hasil dari upaya yang didedikasikan reverse engineering oleh insinyur Soviet, yang bekerja untuk kompleks militer-industri Soviet tapi ditantang dengan memproduksi barang-barang konsumsi yang kekurangan besar di Uni Soviet.
Sekarang merek ini digunakan oleh kalkulator Novosibirsk RPN diprogram Electronika MK-152 (ru: Электроника МК-152) dan Electronika MK-161 (ru: Электроника МК-161).
Kalkulator
Paling penting adalah garis dari kalkulator, yang mulai produksi pada tahun 1968. Para kalkulator Elektronika diproduksi dalam berbagai ukuran dan set fungsi, mulai dari besar, besar empat-fungsi kalkulator untuk model yang lebih kecil yang dirancang untuk digunakan di sekolah-sekolah beroperasi pada khusus, aman 42V standar (seperti MK-SCH-2). Dengan berjalannya waktu, kalkulator Elektronika diproduksi yang didukung perhitungan lebih lanjut, dengan beberapa model terbaru bahkan menawarkan programabilitas penuh dan fungsionalitas mirip dengan kalkulator yang dirancang Amerika-hari ini grafik.
Desain ini didasarkan langsung pada kalkulator Jepang atau Amerika, dan sering banyak bug dari kalkulator asli akan ditemukan di versi Elektronika juga. Kadang-kadang, kesalahan signifikan telah diperkenalkan selama proses desain, sehingga perilaku aneh selama perhitungan tertentu. Elektronika kalkulator namun memiliki desain khas, menampilkan dibaca, dan biasanya tersedia di seluruh Uni Soviet. Hari ini, relik ini sering dapat ditemukan di situs lelang online langsung dari dealer di Ukraina yang bersedia untuk ekspor mereka di seluruh dunia sebagai suvenir.
Komputer
The Electronika berikut komputer yang digunakan Soviet CPU Intel yang kompatibel:
MS 1502 - XT klon
produksi massal KR-seri (01/02/03/04) - yang populer Rusia 8-bit homebrew RK-86 (ru: Радио 86РК)
The Electronika berikut Soviet CPU komputer yang digunakan, kompatibel dengan PDP-11:
Electronika 60
UKNC
DVK - clone dari SM EVM, ditelanjangi untuk produksi massal untuk memuaskan ilmiah umum dan kebutuhan R & D
BK-0010 dan BK-0011M - ditelanjangi dan versi rendah biaya DVK, ditargetkan untuk kalangan remaja dan pengguna rumah
Mainan elektronik
Nama model untuk Game Nintendo Elektronika-merek & Watch klon mulai dengan IM (ИМ - Игра Микропроцессорная, akronim Rusia untuk "permainan mikroprosesor").
From : TAV_SMKN3 KUNINGAN
Kamis, 03 Juni 2010
Semi Final dan 8 besar tak di laksanakan di GBK
Posted by Asep Komaru
12.51.00, under Bola | No comments
PT Liga Indonesia memutuskan tak akan menggelar babak 8 besar dan semifinal Piala Indonesia 2010 di Jakarta. Keputusan ini didasarkan pada pengalaman buruk yang dialami PT Liga pada musim-musim sebelumnya.
"Kita pernah punya pengalaman di GBK (Gelora Bung Karno). Semifinal bermasalah, finalnya terpaksa migrasi ke tempat lain," kata CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, dalam jumpa pers, Selasa, 2 Juni 2010.
Pengalaman buruk yang dimaksud Joko adalah semifinal Liga Indonesia 2007/2008. Saat itu bentrokan yang melibatkan pendukung Persipura dan Persija, The Jakmania pecah di Senayan.
Satu orang bahkan harus meregang nyawa akibat kejadian ini. Anggota The Jakmania Fathul M ditemukan tewas usai diserang pendukung Persipura saat hendak menyaksikan Persija bertanding lawan Sriwijaya FC.
Akibat kejadian ini, pihak Polda Metro Jaya meminta agar final tidak digelar di Jakarta. PT Liga Indonesia atau dulu dikenal dengan nama Badan Liga Indonesia pun terpaksa memindahkannya ke Stadion si Jalak Harupat, Bandung.
"Di sini (Jakarta) dua partai besar yang berdekatan memang sangat riskan untuk digelar," tegas Joko tanpa menyebutkan calon tuan rumah bagi babak 8 besar dan semifinal Piala Indonesia 2010.
Suporter Persija, The Jakmania juga terlibat keributan dengan warga di beberapa tempat usai menyaksikan pertandingan Persija vs Persema, 30 Mei 2010. Akibat kejadian ini, pihak Polda Metro Jaya akhirnya tidak mengizinkan perang bintang Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010 digelar di Jakarta.
Padahal duel yang akan mempertemukan juara ISL 2009/2010, Arema dan tim All Star ini rencananya akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 6 Juni 2010. Meski tidak merubah jadwal laga, PT Liga Indonesia terpaksa memindahkan even ini ke Malang.
Piala Indonesia sendiri masih memasuki babak 16 besar. Hari ini, Grup J masih menyisakan pertandingan antara Persija vs Persisam di Stadion Manahan Solo dan Sriwijaya FC vs PSMP di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang. • VIVAnews
"Kita pernah punya pengalaman di GBK (Gelora Bung Karno). Semifinal bermasalah, finalnya terpaksa migrasi ke tempat lain," kata CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, dalam jumpa pers, Selasa, 2 Juni 2010.
Pengalaman buruk yang dimaksud Joko adalah semifinal Liga Indonesia 2007/2008. Saat itu bentrokan yang melibatkan pendukung Persipura dan Persija, The Jakmania pecah di Senayan.
Satu orang bahkan harus meregang nyawa akibat kejadian ini. Anggota The Jakmania Fathul M ditemukan tewas usai diserang pendukung Persipura saat hendak menyaksikan Persija bertanding lawan Sriwijaya FC.
Akibat kejadian ini, pihak Polda Metro Jaya meminta agar final tidak digelar di Jakarta. PT Liga Indonesia atau dulu dikenal dengan nama Badan Liga Indonesia pun terpaksa memindahkannya ke Stadion si Jalak Harupat, Bandung.
"Di sini (Jakarta) dua partai besar yang berdekatan memang sangat riskan untuk digelar," tegas Joko tanpa menyebutkan calon tuan rumah bagi babak 8 besar dan semifinal Piala Indonesia 2010.
Suporter Persija, The Jakmania juga terlibat keributan dengan warga di beberapa tempat usai menyaksikan pertandingan Persija vs Persema, 30 Mei 2010. Akibat kejadian ini, pihak Polda Metro Jaya akhirnya tidak mengizinkan perang bintang Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010 digelar di Jakarta.
Padahal duel yang akan mempertemukan juara ISL 2009/2010, Arema dan tim All Star ini rencananya akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 6 Juni 2010. Meski tidak merubah jadwal laga, PT Liga Indonesia terpaksa memindahkan even ini ke Malang.
Piala Indonesia sendiri masih memasuki babak 16 besar. Hari ini, Grup J masih menyisakan pertandingan antara Persija vs Persisam di Stadion Manahan Solo dan Sriwijaya FC vs PSMP di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang. • VIVAnews
Selasa, 01 Juni 2010
PERSIB Uji Loyalitas
Posted by Asep Komaru
10.17.00, under Bola | No comments

Manajemen Persib Bandung belum mengisyaratkan sinyal positif soal perburuan pemain jelang Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011. Manajemen lebih memilih memberi penekanan kepada skuad agar fokus pada ajang Piala Indonesia 2010.
Di ajang bergengsi ini, manajemen memang berharap Maung Bandung bisa mempersembahkan trofi juara bagi bobotoh. Target ini merupakan alihan karena pada ajang LSI musim ini, Eka Ramdani dkk harus puas bertengger di peringkat keempat dengan raihan 53 poin dari 34 laga.
Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Persib memburu pelatih Sriwijaya FC Rahmad “RD” Darmawan. Isu yang rupanya juga sudah sampai ke kubu Laskar Wong Kito tersebut, lambat laun menjadi redup. Kini, berbagai isu seputar bursa belanja pemain di kubu Maung Bandung masih hanya sekadar wacana belaka.
Namun, Manajer Persib Umuh Muchtar lebih memilih menguji loyalitas para pemain yang kini membela Persib. Salah satunya adalah dengan meminta para pilar untuk memberikan penampilan terbaik pada ajang Piala Indonesia 2010.
“Saya tidak ingin dulu bicara soal beli pemain atau pelatih. Lebih baik sekarang kita fokus pada Piala Indonesia agar bisa meraih juara ,” ungkap Umuh, Selasa (1/6/2010).
Loyalitas ini, bagi Persib memang begitu dibutuhkan. Manajemen tidak ingin lagi ketidakhati-hatian merekrut pemain terjadi. Misalnya saja, Umuh sebelumnya dibuat kesal dengan tindakan indisipliner Budi Sudarsono yang beberapa kali tidak muncul saat sesi latihan.
Belum lagi, kurang profesionalnya sikap gelandang Satoshi Otomo yang beristirahat cukup lama untuk memulihkan cedera hamstringnya. Padahal, tim begitu membutuhkan peran gelandang asal Jepang tersebut.
Umuh bahkan kini menegaskan, para pemain yang bisa tampil konsisten dan memiliki motivasi tinggilah yang dijamin akan tetap bertahan di tim berjuluk lain Pangeran Biru ini.
“Saya hanya melihat pemain yang bagus dan memiliki motivasi tinggi. Kalau mereka bisa membuktikan diri, maka akan tetap saya rekrut,” tegasnya.
Pablo Frances Pengen Main Di PERSIB
Posted by Asep Komaru
09.42.00, under Bola | No comments







